Kamis, 06 Mei 2010

Pacaran putus gara-gara Bengkoang??? (True Story)



Salah seorang temen, sebut saja By,  memberikan curhat (curahan hati) bahwa dia baru saja diputus ceweknya sebut saja Wt, gara-gara buah bengkoang..ohhhhhh....

kasus :
 
kok bisa ya...jadi begini ceritanya.
Cuma gara-gara dibelikan petis, trus buah bengkoangnya itu dipotong-potong dan tidak utuh bulat, Wt memutuskan By sebagai pacarnya..
Gak tau itu cuma alasan atau apa. Bisa jadi sebelumnya juga si Wt dan By sudah punya masalah. 
Suatu ketika, Si By di minta sama Wt untuk membelikan petis / rujak. Tanpa ada pesen bahwa rujak seperti apa yang dimaksud, By membelikan petis yang seperti dijual biasanya. Dengan tanpa mikir apa-apa, By membelikan Wt petis dan membawanya ke kost Wt. 

Sampai di kost Wt, By memberikan petis tersebut dengan berlaku seperti biasa saja....tp tb2 Wt marah-marah kepada By dengan alasan petis yang dibelinya kenapa buahnya di potong2 semua?
lah ya bingung to si By!!! apanya yang aneh klo beli petis dengan bentuk seperti itu.
singkat cerita, Wt meminta putus dengan By karena By dianggap salah membelikan petis dengan buah bengkoang yang dipotong-potong dan tidak bulat utuh. What's wrong?

Diskusi :

Lagi-lagi hal yang sebenernya bukan masalah, ternyata bisa juga menimbulkan masalah. Sepertinya emang lebih mudah menjadikan hal sebagai masalah daripada menjaganya agar tidak menjadi masalah.
Permasalahan By dan Wt mungkin juga terjadi pada banyak orang dan bukan hanya mereka saja. Tentu dalam banyak hal yang berbeda dan juga kadar yang berbeda juga. Hanya saja kasusnya hampir sama. 
Suatu hubungan yang dibangun oleh sepasang insan manusia, dan tidak memiliki landasan serta alasan yang kuat tentunya akan mudah untuk dirobohkan, bahkan hanya dengan "hembusan nafas".

Wt, merasa tidak puas dengan petis yang dibelikan By karena buah bengkoangnya tidak utuh, tp dipotong-potong. Aku yakin, sebenarnya putusnya hubungan By dan Wt bukanlah semata-mata karena bengkoang yang menjadi alasan. Tul gak? Kemungkinan besar adalah keduanya sudah mulai tidak adanya rasa untuk menerima (apa pun itu), dan keinginan untuk memahami kelebihan dan kekurangan dari masing-masing pasangan. Kalau itu terjadi, pasti alasan putusnya hubungan By dan Wt bukanlah terletak pada buah bengkoang yang sama sekali gak ada hubungannya.

Mencari yang sempurna? Hanya Tuhan tempatnya kesempurnaan. Mencari yang Sama? pasti setiap manusia memiliki perbedaan satu dengan yang lain. dll.

Tuhan menciptakan segalanya berbeda. misalkan saja, kita akan lebih senang melihat bahwa dalam satu pot bunga tidak hanya terdapat satu bunga; banyaknya budaya yang ada di Indonesia dan berbeda-beda, dll. Bisa di bayangkan kalau dunia ini berisi perempuan semua atau laki-laki semua? bisa dibayangkan kalau semua orang hanya bisa membaca tapi tidak ada satupun yang bisa menulis? bisa dibayangkan kalau semua orang menjadi bapak, dan tidak ada yang menjadi ibu?,  bagaimana kalau organ tubuh kita semuannya hanya bisa untuk melihat?, dll.

Kesimpulan :
Tuhan menciptakan setiap perbedaan pasti ada maksud dan tujuan. 
Perbedaan itu bukan untuk dipaksa sama, tetapi bertujuan untuk dilengkapi. seperti sebuah mobil yang terangkai dari banyak bagian yang akhirnya membentuk sebuah mobil yang dapat berguna bai manusia. 
Gak tau apa yang tak bilang ini benar atau gak. tapi yang pasti adalah, ketika kita berusaha keras mencari kesamaan atau sesuatu yang sama dengan yang kita harapkan, itu akan lebih sulit daripada kalau kita mau menjadikan perbedaan yang ada bergabung untuk mencapai hal yang sama.

Jangan pernah menganggap hal yang tidak cocok dengan kita itu   tidak baik.....
Jangan-jangan itulah yang terbaik buat kita!!!!!